Postingan

Cinta dan Mencintai

Cinta itu suatu keadaan di dalam jiwa manusia. Suatu situasi yang bergulung-gulung di batas kedalaman jiwamu. Sedangkan mencintai adalah keputusan social. Mencintai adalah perilaku, langkah perbuatan kepada yang bukan dirimu. Engkau bisa mencintai meskipun tanpa cinta. Karena perbuatan mencintai bisa engkau ambil energinya dari nilai-nilai sosialitas yang bermacam-macam. Bisa kasih sayang kemanusiaan, bisa kenikmatan bebrayan, bisa toleransi, empati, simpati, partisipasi dan apapun. Atau engkau ambil landasan dari Tuhan: aku tetap mencintainya,  menjalankan kebaikan kepadanya, meskipun di dalam diriku sudah tak  tersisa rasa cinta yang eksklusif kepadanya. Cinta itu suatu potensi, keadaan, situasi batin, mungkin berwujud ruang yang membutuhkan waktu, bisa jadi ia terasa sebagai energi atau teralami sebagai semacam frekwensi. Kemungkinan itu terletak di dalam diri manusia, ia ada dalam kesunyian dirinya, ia belum fakta bagi selain dirinya. 'Mencintai’ adalah sikap sosial. ...

Kontruksi Kebenaran

Kontruksi Kebenaran Musuh terbesar setiap manusia adalah dirinya sendiri. Yang sering tidak kita sadari adalah bahwa kita adalah benar terhadap sesuatu hal, kita punya asumsi bahwa ini benar sehingga kita punya kesimpulan terhadap sesuatu. Kita juga lupa bahwa asumsi itu mungkin kadang-kadang juga belum terlalu benar. Lantas benar itu sebenarnya gimana sih? Kalau kita mau ngomong benar salah, benar itu   seperti apa? Kontruksi kebenaran itu seperti apa? Saya ingin mengajak sedikit berimajinasi, ngomong soal kebenaran, kalau ada sebuah bunga dikelilingi oleh sepuluh orang yang menggambar bunga itu, gambarnya ada yang sama atau tidak?. Tidak ada yang sama ya.   Terus yang benar yang mana?   Semua benar.   Betul yaa. Jadi dari sudut pandang yang berbeda, kebenaran itu bisa bermacam-macam bentuknya. OK.  Kalau dari satu sudut pandang saja, ada sebuah kamera memoto, kameranya pakai NOKIA 3310 sama pakai kamera yang lebih canggih, lebih canggih dan l...

Penjara Dalam Pikiran

Gambar
Perang didalam kehidupan, menurut saya yang perlu diperangi adalah ketidaktahuan bahwa dirimu masih dalam penjara. Maksudnya berada dalam penjara apa? Gitu kan? Itu yang paling susah. Kalau kamu tidak tahu penjaranya, mana mungkin bisa keluar dari penjara?. Penjaranya adalah ukuran-ukuran didalam pikiranmu yang bukan berasal dari dirimu sendiri. Marah tidak diejek mronggos? Marah ya misalnya, kenapa kok marah? Karena diejek? Karena orang jahat? Atau karena gimana?   Yaa karena diejek. Lha itu, itu penjara dalam pikiran yang saya maksud tadi. Kamu marah, bukan karena diejek, tapi karena kamu percaya bahwa mronggos itu jelek, tidak mronggos itu baik. Kalau kamu tidak percaya itu, mronggos atau tidak mronggos sama saja ciptaan Allah tidak ada bedanya. Kalau dalam dirinya percaya seperti itu, diejek mronggos, pesek, hitam atau yang lainnya tidak masalah. Itu ciptaan Allah.    Jadi yang membuat anda marah atau tidak marah itu ada didalam diri anda sendiri. J...

Jalan keluar terbaik

Ada beberapa hal yang tidak bisa aku bicarakan denganmu, bukan karena aku tidak percaya padamu, tidak.   Terima kasih sudah menghawatirkan aku. Aku baik-baik saja. Pernahkah kita berpikir,, sebenarnya kepada   siapa kita harus bercerita tentang masalah kita? Dengan seseorang yang ahli atau berpengalamankah atau seseorang yang pernah mengalamai masalah yang hampir sama dengan masalah yang sedang kita hadapi sekarang ini atau kepada siapa? Cerita mah cerita ajah, kesiapa aja juga bisa. Yang penting sesak dadamu sedikit berkurang. Simplenya mungkin seperti itu.  Menurut hemat ku, kebutuhan   seseorang untuk didengarkan cenderung meningkat ketika sedang dirundung masalah atau kesedihan. Seringkali kita ‘curhat” tentang masalah kita kepada orang tua kita, teman, saudara atau pasangan kita. Tentunya   dengan   mengharap solusi agar   masalah tersebut terselesaikan   atau paling tidak agar beban masalah tersebut   sedikit berkurang. ...

Pilihan untuk tidak marah

Setiap orang memiliki asumsi-asumsi pribadi terhadap orang lain atau terhadap sesuatu hal. Juga dirimu kepada diriku, dan atau sebaliknya. Itu sah-sah saja, ini bukan tentang benar atau salahmya asumsi-asumsi tersebut tapi tentang bermanfaat atau tidaknya asumsi tersebut bagi diri kita, bagi cara berpikir kita, cara pandang kita terhadap orang atau benda tersebut. Jangan sampai asumsi-asumsi pribadi menutup kebenaran-kebenaran atau kebaikan-kebaikan dan bahkan keindahan-keindahan diluarsana yang belum kita ketahui. Pun seandainya kamu marah, silakan. Itu hak kamu sepenuhnya, aku tidak memiliki urusan apa-apa dengan itu. Tapi tenang, seberapapun kamu marah kepadaku aku akan tetap memilih untuk tidak marah-balik-kepadamu. Tentunya saya tidak boleh marah, dan sudah pasti saya memiliki pilihan untuk tidak marah. Tidak mungkin saya menyalahkan pribadinya, karena menurut saya yang salah disini adalah cara berpikirnya, cara pengambilan keputusannya. Harusnya kita tahu kepada siapa kita ha...

Entah

Menetaplah walau sejenak Senyummu perlahan sirna Namun hanya ada geram yang terdengar Atau relungku yang dipeluk pilu Tak ingin kemana Entah harus kemana Jawabmu hanya entah Semesta tidak merestui kita Jika dipaksa  Hanya merestui luka Namun jika menukar satu tulang rusuk Tak cukup untuk bersamamu Ku relakan semuanya Agar sukma kita saling bercinta Tak ingin kemana Entah harus kemana Jawabmu hanya entah Semesta tidak merestui kita Jika dipaksa  Hanya merestui luka -Umay  shahab  

Setelah Ini

Gambar

Dibalik Kehilangan

Gambar
Arti senja bagiku adalah kerelaan pada ketidakabadian. Pada senja aku mengerti bahwa tidak semua keindahan didunia akan berlangsung lama, jika sudah tiba waktunya akan hilang sesuai aturannya. Kepada senja aku belajar untuk merelakan apa yang kita anggap milik kita untuk diambil dan atau menjadi milik orang lain. Jingga senja nan indah akan segera hilang tpi jangan khawatir jika kita percaya malam gelap tetap akan terlihat indah bertabur bintang-bintang. Tanpa dasar yang jelas saya bikin rumus: Hilang = diganti sesuatu yang indah juga dalam bentuk yang lain. Katanya perasaan kehilangan itu disebabkan karena kita sudah terlanjur merasa memiliki, rasa-rasanya benar juga. Didunia ini, apa yang bisa kita lindungi atau pertahankan dari sebuah "hilang", Tidak ada. Toh tidak ada sesuatu yang bisa dijadikan "milik" bagi kita. Mana mungkin hilang kalau tidak ada milik, mana mungkin merasa kehilangan kalau tidak merasa memiliki. Kadang kita lupa pada posisi kita yang h...

Takut dan Berani

Gambar
Kalau matahari terbit, jangan katakan, gila, berani amat itu matahari terbit. Atau kalau ia ditutupi mendung, jangan tuduh matahari penakut. Hidup ini kalau bisa kita jalani dengan berupaya membebaskan diri dari ketakutan atau keberanian. Takut itu pintu penyakit jiwa, juga berani. manusia lebih besar dari ketakutan dan keberanian. Manusia lebih hebat dari kegembiraan dan kesedihan. Segala kondisi hidup adalah warga kita, karena menurut mandat Allah kita adalah khalifah. Pengelola. Emha Ainun Nadjib Kalau matahari terbit, jangan katakan, gila, berani amat itu matahari terbit. Atau kalau ia ditutupi mendung, jangan tuduh matahari penakut. Hidup ini kalau bisa kita jalani dengan berupaya membebaskan diri dari ketakutan atau keberanian. Takut itu pintu penyakit jiwa, juga berani. manusia lebih… Emha Ainun Nadjib Emha Ainun Nadjib (Cak Nun) mengajak kita membuka yang sebelumnya belum pernah dibuka. Memandang, merumuskan dan mengelola dengan prinsip dan formula yang sebelumnya be...

Menyorong Rembulan Karya Emha Ainun Nadjib

Puisi Menyorong Rembulan karya Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun atau Mbah Nun yang dibacakan oleh Pak Djaka Kamto dalam acara Sinau Bareng yang bertajuk  "Persembahan Anak Cucu" pada 27 Mei 2018, Mentaro, Sumobito, Jombang , Jawa Timur sekaligus sebagai "perayaan"  ulang tahun simbah yang ke 65 tahun. S ejujurnya ini adalah kali pertama bagi saya mendengarkan puisi tersebut,  seperti yang sudah-sudah  dengan cekatan  saya Search Google kutipan lengkap puisi Menyorong Rembulan itu. Lagi, lagi dan berulang saya baca, saya selalu takjub, kagum, luar biasa dan terkesima, --saya tidak peduli jika semua kata yang saya ucapkan barusan memiliki arti yang sama, saya tidak memiliki kata-kata lagi atau memang tidak ada kata yang saya temui untuk megungkapkan tentang beliau ini-- atau memang dasarnya saya sudah jatuh cinta duluan terhadap beliau jadi apapun yang keluar dari beliau adalah istimewa bagi saya.  Selamat ulang tahun mbah, semoga Allah memberi panjang umu...

Aku bertanya : Kenapa Seseorang Bisa Membenci Seseorang Yang Lainnya?

"Kenapa seseorang bisa membenci seseorang yang lainnya?" "Tidak ada seseorang yang membenci seseorang yang lainnya." "Yang ada?" "Tidak suka." Ia tertawa.  "Kenapa seseorang bisa tidak suka dengan seseorang yang lainnya?" "Menurut kamu, kenapa seseorang bisa suka dengan seseorang  yang lainnya?" "Karena tujuannya sama, mungkin." "Gak juga" "Terus?" "Karena dia tidak menaruh harapan apa-apa padanya, jadi tidak ada kekecewaan jika tidak sesuai harapan yang diingkan." "Maksudnya?" "Lah iya, misal kamu suka jeruk karena itu adalah jeruk kan, kamu tidak berpikiran bahwa itu adalah apel kan, misalnya." "Tidak seperti itu. Ada pengharapan disitu. Seseorang suka jeruk karena jeruk mengandung vitamin C, manis, seger atau karena jeruk itu warnanya oren. Ketika jeruk itu tidak sesuai harapan muncul kekecewaan dan ending nya seseorang itu tidak suka....