Postingan

Menampilkan postingan dengan label emha kiai kanjeng

Cinta dan Mencintai

Cinta itu suatu keadaan di dalam jiwa manusia. Suatu situasi yang bergulung-gulung di batas kedalaman jiwamu. Sedangkan mencintai adalah keputusan social. Mencintai adalah perilaku, langkah perbuatan kepada yang bukan dirimu. Engkau bisa mencintai meskipun tanpa cinta. Karena perbuatan mencintai bisa engkau ambil energinya dari nilai-nilai sosialitas yang bermacam-macam. Bisa kasih sayang kemanusiaan, bisa kenikmatan bebrayan, bisa toleransi, empati, simpati, partisipasi dan apapun. Atau engkau ambil landasan dari Tuhan: aku tetap mencintainya,  menjalankan kebaikan kepadanya, meskipun di dalam diriku sudah tak  tersisa rasa cinta yang eksklusif kepadanya. Cinta itu suatu potensi, keadaan, situasi batin, mungkin berwujud ruang yang membutuhkan waktu, bisa jadi ia terasa sebagai energi atau teralami sebagai semacam frekwensi. Kemungkinan itu terletak di dalam diri manusia, ia ada dalam kesunyian dirinya, ia belum fakta bagi selain dirinya. 'Mencintai’ adalah sikap sosial. ...

Lautan Jilbab

Gambar
(sebuah puisi karya Emha Ainun Nadjib ) Para malaikat Allah tak bertelinga, tapi mereka mendengar suara nyanyian beribu-ribu jilbab. Para malaikat Allah tak memiliki mata, tapi mereka menyaksikan derap langkah beribu jilbab. Para malaikat Allah tak punya jantung, tapi sanggup mereka rasakan degub kebangkitan jilbab yang seolah berasal dari dasar bumi. Para malaikat Allah tak memiliki bahasa dan budaya, tapi dari galaksi mereka seakan-akan terdengar suara: Ini tidak main-main! Ini lebih dari sekedar kebangkitan sepotong kain! Para malaikat Allah seolah sedang  bercakap-cakap di antara mereka Kebudayaan jilbab itu, bersungguh-sungguhkah mereka? O, amatilah dengan teliti: ada yang bersungguh-sungguh, ada yang akan bersungguh-sungguh, ada yang tidak bisa tidak bersungguh-sungguh. Sedemikian pentingkah gerakan jilbab di negeri itu? O, sama pentingnya dengan kekecutan hati semua kaum yang tersingkir, sama pentingnya dengan keputusasaan kaum gelandangan, sama pe...